Hal Ini Jarang Dipikirkan, Tapi Akibatnya Ditanggung Sepanjang Masa

Manusia sering terjebak untuk memikirkan sesuatu yang sebenarnya tidak ada gunanya. Mereka terlena dengan pikiran-pikiran remeh temeh, tentang khayalan-khayalan yang belum tentu baik bagi mereka. Sebagian lagi hanya berkutat tentang apa yang dihadapi hari ini, apa yang ingin didapat esok hari, tanpa berpikir sesuatu yang jauh lebih penting, yang sering mereka lupakan. 
muslimah surga tujuan manusia diciptakan

Manusia zaman now terjebak dengan rutinitas harian yang menjadikan manusia seperti robot yang punya perasaan. Harus melakukan ini, melakukan itu, harus menyelesaikan ini dan itu. Manusia bagaikan mesin yang sudah diprogram untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan terjadwal. Dikejar dengan target yang harus dicapai. Waktu jadi terasa lebih cepat sebelumnya, sehingga seolah-olah tidak ada waktu untuk memikirkan sesuatu yang sangat penting bagi kelangsungan hidupnya. (Keutamaan Menjenguk Orang Sakit, Didoakan 70000 Malaikat)

Seolah-olah tidak ada waktu untuk berpikir sesuatu yang sangat penting. Ya, hanya seolah-olah tidak punya waktu, tapi sebenarnya kita punya waktu untuk memikirkan hal penting ini. 

Banyak yang beranggapan bahwa berpikir sesuatu yang serius itu di tempat sunyi dengan memegang dahi yang berkerut. Padahal, berpikir bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Memikirkan sesuatu yang sangat penting ini, bahkan harus dilakukan di setiap tempat dan setiap waktu. Setiap akan melakukan suatu pekerjaan pun harus memikirkan hal penting ini. Pikirkan hal ini dimanapun dan kapanpun, pikirkan hal penting ini, disetiap apapun yang akan dikerjakan. 

Orang yang selalu memikirkan hal penting ini, niscaya akan selalu bahagia. Masalah apapun yang mendera, akan mudah diatasi. Kesedihan yang dialami akan segera sirna berganti dengan kelapangan dada. Hidup terasa lebih bermakna. Manusia akan kembali menjadi manusia seutuhnya. 

Orang yang tidak mau memikirkan hal penting ini, akan terus menerus hidup dalam kelalaian yang mendalam. Hidupnya akan semakin terkurung oleh dunia yang semakin lama semakin terasa sempit. Waktu akan terasa semakin cepat bergulir. Beban hidup akan terasa semakin berat, sehingga tekanan stres akan selalu menyertai hari-harinya. Hidup akan hampa, meskipun bergelimang harta. Meski semua yang diinginkan bisa didapat, tapi kebahagiaan menjadi sulit didapat. Jika Anda merasakan hal seperti ini, maka segeralah sadar, ada hal yang sudah dilupakan. Segeralah pikirkan hal penting ini. (baca juga : 12 rahasia agar do'a dikabulkan Allah)

Pernahkah Anda berpikir bahwa Anda tidak ada sebelum dilahirkan di dunia ini? Anda diciptakan dari sebuah ketiadaan. Siapa yang menciptakan? Apa tujuan Anda diciptakan di dunia ini? Bacalah dan renungi ayat ini :

وَماَ خَلَقْتُ الجِنَّ وَالإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونَ
"Dan Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah (kepada-Ku)" (Q.S. Adz-Dzriyat :56)

َأَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَاخَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ
"Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakanmu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?" (QS. Al Mu'minun : 115)

Oleh karena itu, yang pertama kali wajib untuk dipikirkan secara mendalam oleh setiap orang ialah tujuan dari penciptaan dirinya, baru kemudian memikirkan segala sesuatu yang ada di alam dan yang ia alami selama hidupnya. Manusia yang tidak memikirkan hal ini, akan mengetahui kenyataan-kenyatan pahit setelah ia mati. Yakni ketika ia harus mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya di hadapan Allah, namun sayang semuanya sudah sangat terlambat dan tidak akan bisa terulang kembali. Manusia akan sangat menyesal dan sedih ketika diperlihatkan semua perbuatannya ketika di dunia. 

Berbahagialah orang yang selalu memikirkan hal penting ini, dan amat merugilah orang yang mengabaikannya. 
Allah berfirman dalam al qur an surat al-Fajr ayat 23-24.
"Dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahanam, dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan 'alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal sholeh) untuk hidupku ini."

Orang yang selalu memikirkan tujuan penciptaan dirinya dan mengetahu hakikat keberadaanya di dunia akan selalu berusaha menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setiap saat, dimanapun berada, ia akan selalu berhati-hati jangan sampai apa yang dikerjakannya melanggar larangan Allah. Setiap masalah atau musibah akan diterima dengan lapang dada, karena semua itu merupakan bagian takdir yang harus dilalui di dunia ini. Kesedihan akan segera sirna dengan keikhlasan dan kesabaran di hati karena ia tahu, bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, hidup di dunia merupakan saranan untuk mencapai kebahagiaan haqiqi di akhirat. (baca juga : Jika Besok Mati Apa yang Anda Bawa?)

Allah SWT telah memberikan kita kesempatan hidup di dunia, maka berpikirlah hal penting ini, untuk bisa mengambil kebenaran dan melakukan sesuatu yang bernilai untuk kehidupan akhirat kelak. 


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon