Mengenal Fardhu 'Ain, Fardhu Kifayah dan Sunah

Sebagai seorang muslim yang beriman, kita harus bertaqwa kepada Allah SWT, yaitu dengan cara menjalankan segala perintahNya dan menjauhi semua laranganNya. Perintah Allah itu bermacam-macam, ada yang merupakan fardhu 'ain, ada yang termasuk fardhu kifayah dan ada yang merupakan sunah.
fardhu 'ain dan fardhu kifayah

Pengertian fardhu 'ain adalah semua kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seorang muslim. Fardhu 'ain ini jika dijalankan akan mendapatkan pahala, dan jika ditinggalkan akan mendapatkan dosa. Contohnya sholat, dan puasa. (baca juga : Hal ini jarang dipikirkan tapi akibatnya sepanjang masa)

Sedangkan pengertian fardhu kifayah adalah semua kewajiban yang boleh dilaksanakan atau diwakili oleh sebagian dari kaum muslimin. Jika sudah ada sebagian muslim yang melaksanakannya, maka muslim lainnya sudah gugur kewajibannya. Namun, sebaiknya kita diusahakan termasuk dalam golongan orang yang ikut melaksnakannya, meski cukup diwakili oleh sebagian kaum muslimin saja. 

Dalam melaksanakan perintah yang merupakan fardhu kifayah ini, orang yang melaksanakan perintah tersebut akan mendapakan pahala, sementara orang yang tidak ikut melaksanakan tidak mendapat pahala dan juga tidak mendapat dosa jika sudah ada yang melaksanakan. Contohnya, perintah mensholatkan orang yang sudah meninggal. Jika di suatu kampung ada seorang muslim yang meninggal dunia, jika tidak ada yang melaksanakan sholat jenazah, maka seluruh muslim di kampung itu mendapatkan dosa. Namun, jika ada sebagian muslim yang sudah mensholati jenazah tersebut, maka muslim yang lain sudah gugur kewajibannya dan jika tidak ikut sholat jenazah, maka tidak mendapatkan dosa. Tetapi dianjurkan untuk ikut sholat jenazah meskipun sudah ada yang mensholati jenazah tersebut.

Sementara sunah adalah segala perintah Allah SWT yang jika dilaksanakan akan mendapatkan pahala, dan jika tidak dilaksanakan tidak akan mendapatkan dosa. Contohnya sholat sunah, mengucapkan salam, memberi sesuatu kepada tetangga, dan sebagainya. (baca juga : lakukan ini, agar didoakan 70000 malaikat)

Imam Al Ghazali mengatakan, bahwa jika diibaratkan seperti seorang pedagang, maka perintah yang fardhu 'ain itu modalnya. Artinya melaksanakan perintah fardhu 'ain itu modal yang harus dimiliki oleh seorang pedagang, sedangkan perintah sunah adalah labanya. Jika seorang muslim mengarungi dunia ini dengan menjalankan perintah wajib/fardhu 'ain maka ia akan selamat. Tetapi jika ia mengarungi dunia ini dengan menjalankan kewajiban fardhu 'ain ditambah dengan melaksanakan amalan sunah, maka ia tidak hanya mendapatkan keselamatan saja, tetapi juga akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat sebagai labanya.
(baca juga : ini 12 rahasia agar doa dikabulkan)

Wallahu a'lam bi showab.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon